fungsi statistik dasar di ms.excel 2007


Apa itu excel? ms.Excel adalah software buatan Microsoft yang diperuntukan untuk kegiatan perhitungan atau pendataan. Pada saat ini ms.excel banyak digunakan oleh orang akuntan.

ms.excel menyediakan banyak sekali fitur, mau disebutin? Banyak dah pokoknya, salah satunya ya fungsi statistik ini yang bertujuan untuk mempermudah user dalam mengolah data mereka.

Fungsi statistik dasar yang akan kita bahas kali ini adalah :

SUM (summary)

 Fungsi statistik dasar yang pertama kita bahas adalah SUM atau summary. SUM ini biasa digunakan untuk menjumlahkan data string atau angka dari suatu kolom atau baris.

#Contoh :

Bisa dilihat pada gambar diatas bahwa kita ingin mencari jumlah murid pada suatu sekolah, maka kita hanya perlu menggunakan rumus SUM ini. Untuk penggunaanya :
=SUM('lokasi data awal' : 'lokasi data akhir')
*oh iya pada contoh diatas hasilnya adalah 118, maaf tidak tampil karna minimnya editing gambar

AVERAGE (rata-rata)

 Fungsi statistik dasar yang kedua adalah AVERAGE atau rata-rata. Sesuai namanya, fungsi ini digunakan untuk mencari rata-rata dari sebuah kumpulan data.

#Contoh :
Bisa dilihat pada gambar diatas bahwa kita ingin mencari rata-rata murid perkelas, maka kita hanya perlu menggunakan rumus AVERAGE ini. Untuk penggunaanya :
=AVERAGE('lokasi data awal' : 'lokasi data akhir')

- MIN (minimum)

 Fungsi statistik dasar yang selnjutnya adalah MIN atau minimum. Sesuai namanya, fungsi ini digunakan untuk mencari nilai terkecil dari sebuah kumpulan data.

#Contoh : 

Bisa dilihat pada gambar diatas bahwa kita ingin mencari kelas dengan murid tersedikit, maka kita hanya perlu menggunakan rumus MIN ini. Untuk penggunaanya :
=MIN('lokasi data awal' : 'lokasi data akhir')

- MAX (maximum)

 Fungsi statistik dasar yang selanjutnya adalah MAX atau maximum. Sesuai namanya, fungsi ini digunakan untuk mencari rata-ratanilai terbesar dari sebuah kumpulan data.

#Contoh : 

Bisa dilihat pada gambar diatas bahwa kita ingin mencari kelas dengan murid terbanyak, maka kita hanya perlu menggunakan rumus MAX ini. Untuk penggunaanya :
=MAX('lokasi data awal' : 'lokasi data akhir')

- COUNT (banyaknya data integer)

 Fungsi statistik dasar yang selanjutnya adalah COUNT atau menghitung. Sesuai namanya, fungsi ini digunakan untuk banyaknya data integer atau angka pada sebuah kumpulan data.

#Contoh : 

Bisa dilihat pada gambar diatas bahwa kita ingin mencari rata-rata murid perkelas, maka kita hanya perlu menggunakan rumus AVERAGE ini. Untuk penggunaanya :
=COUNT('lokasi data awal' : 'lokasi data akhir')

- COUNTA (banyaknya data string)

 Fungsi statistik dasar yang selanjutnya adalah COUNTA atau menghitung. Sesuai namanya, fungsi ini digunakan untuk banyaknya data, namun berbeda dengan sebelumnya kali ini yang dihitung adalah data string atau huruf pada sebuah kumpulan data.

 #Contoh : 

Bisa dilihat pada gambar diatas bahwa kita ingin mencari rata-rata murid perkelas, maka kita hanya perlu menggunakan rumus AVERAGE ini. Untuk penggunaanya :
=COUNTA('lokasi data awal' : 'lokasi data akhir')

- COUNTIF (banyaknya data tertentu)

 Fungsi statistik dasar yang selanjutnya adalah COUNTIF atau menghitung jika. Sesuai namanya, fungsi ini digunakan untuk banyaknya data dengan keadaan tertentu, misalnya kita ingin mencari tahu berapa murid yg mendapat nilai 100 pada suatu kelas.

#Contoh : 

Bisa dilihat pada gambar diatas bahwa kita ingin mencari rata-rata murid perkelas, maka kita hanya perlu menggunakan rumus AVERAGE ini. Untuk penggunaanya :
=COUNTIF('lokasi data awal' : 'lokasi data akhir',"kondisi")

Komentar